US Open 2026 - Akhir Kemarau Line Christophersen, Su Li Yang "Pecah Telur"

Line Christophersen (Djarum Badminton)
Line Christophersen (Djarum Badminton)
Internasional ‐ Created by EL

Fullerton | Line Christophersen mengakhiri puasa gelar selama lebih dari setahun seusai menjuarai US Open 2026, Minggu (28/6). Pada partai puncak di Titan Gym, Fullerton, California, Amerika Serikat, tunggal putri Denmark itu mengalahkan wakil Bulgaria, Kaloyana Nalbantova, lewat pertarungan tiga gim 21-16, 16-21, 21-11. Gelar juara tersebut menjadi yang perdana bagi Christophersen sejak pertengahan Juni 2024.

Kesuksesan tersebut menjadi penebusan bagi Christophersen setelah pada edisi 2025 langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil tuan rumah, Beiwen Zhang, yang akhirnya merebut gelar juara. Christophersen gagal menyembunyikan kegembiraannya setelah memenangi final pertamanya musim ini. "Rasanya luar biasa. Saya sangat bahagia bisa keluar sebagai pemenang. Di gim ketiga, saya berusaha tetap tenang sambil terus menekan lawan dan tidak pernah berhenti berjuang. Saat poin terakhir diraih, perasaannya benar-benar luar biasa," ujar tunggal putri penghuni peringkat ke-19 dunia ini, dilansir laman Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Senin (29/6).

Pencapaian gemilang juga ditorehkan tunggal putra Taiwan, Su Li-yang. Unggulan kedelapan itu merebut gelar juara setelah menang atas unggulan kelima asal India, Kidambi Srikanth, melalui rubber game 21-15, 16-21, 21-15 dalam pertarungan selama 61 menit. Gelar juara tersebut menjadi yang pertama bagi Su di Tur Dunia BWF, sekaligus diraih pada penampilan perdananya di turnamen level Super 300.

"Saya tidak menyangka bisa melakukannya. Saya sangat senang dan bangga pada diri sendiri karena akhirnya berhasil meraih gelar BWF World Tour pertama setelah berlatih sangat keras," ujar Su.

"Di gim penentuan kami sama-sama sudah kelelahan, tetapi saya terus memotivasi diri untuk tetap fokus, percaya pada kemampuan sendiri, dan terus menekan lawan. Saat poin terakhir diraih, rasanya luar biasa. Saya yakin ini baru awal, dan saya bisa meraih lebih banyak gelar lagi," jelas pemain peringkat ke-49 dunia ini

"Saya sangat bangga pada diri sendiri. Semua kerja keras akhirnya terbayar dengan gelar Tur Dunia pertama saya. Saya percaya ini bukan yang terakhir dan masih bisa meraih lebih banyak gelar," kata Su.

Selain melalui gelar juara tunggal putra yang diraih Su dan kemenangan Liu Kuang Heng/Hsu Yin-hui di nomor ganda campuran, Taiwan juga berpeluang menyapu empat titel kampiun di US Open 2026. Namun, dominasi Jepang di sektor ganda putra dan ganda putri menggagalkan ambisi tersebut. Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita serta Sumire Nakade/Miyu Takahashi sama-sama menundukkan wakil Taiwan pada partai puncak untuk mengamankan dua gelar bagi wakil Negeri Sakura tersebut.

Bagi pasangan Nakade/Takahashi, gelar juara di Fullerton menjadi trofi kedua mereka di level BWF World Tour Super 300 musim kompetisi tahun ini. Sebelumnya, mereka juga naik podium tertinggi pada Baoji China Masters 2026, turnamen Tour Super 100, pertengahan Mei lalu.

Berikut hasil rangkaian pertandingan final US Open 2026:
Ganda Campuran
Liu Kuang Heng/Hsu Yin-Hui (Taiwan)
vs. Wu Hsuan-Yi/Yang Chu Yun (Taiwan) 21-9, 21-11

Tunggal Putri
Kaloyana Nalbantova (Bulgaria) vs. Line Christophersen (Denmark/2) 16-21, 21-16, 11-21

Ganda Putra
Hiroki Okamura/Kyohei Yamashita (Japan)
vs. Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh (Taiwan/4) 21-18, 16-21, 21-16

Ganda Putri
Sumire Nakade/Miyu Takahashi (Jepang)
vs. Lin Chih-Chun/Yang Chu Yun (Taiwan/8) 21-16, 21-10

Tunggal Putra
Su Li Yang (Taiwan/8)
vs. Kidambi Srikanth (India/5) 21-15, 16-21, 21-15