Komentator turnamen dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Steen Pedersen, berpendapat, peningkatan stamina menjadi faktor kunci yang menentukan kemenangan Wang dalam partai puncak tersebut. "Pertama-tama, menurut saya kondisi di lapangan yang membuat (laju kok) agak lambat di All England, itu cocok untuk Wang Zhi Yi," ujarnya melalui tayangan bertajuk "Badminton Weekly Ep. 151 | Top plays, big wins & a lasting legacy" di situs berbagi video YouTube melalui kanal BWF TV, Senin (30/3).
"Namun, dia juga telah meningkatkan beberapa hal, salah satunya adalah meningkatkan staminanya. Dia terlihat jauh lebih percaya diri saat memainkan reli panjang dibandingkan All England tahun lalu. An Se Young-lah yang kehilangan kesabaran dan terlalu memaksakan diri pada beberapa pukulan, terlalu keras untuk mendapatkan poin kemenangan. Menurut saya itulah kunci kemenangan Wang Zhi Yi," Pedersen, menjelaskan.
Lebih lanjut, pria asal Denmark itu menilai, Wang memiliki serangan tajam dengan variasi pukulan yang baik. Namun, ia kerap harus melancarkan tiga hingga enam pukulan berkualitas secara beruntun untuk menembus pertahanan solid An. Lain halnya pada laga final All England 2026, menurutnya, Wang tampil lebih efisien dengan mengandalkan satu hingga dua pukulan cepat sebagai "sengatan" untuk membuka ruang dan mendapatkan posisi yang lebih menguntungkan.
Pedersen menuturkan, rekannya sesama komentator, Gillian Clark, juga menyoroti An yang melakukan lebih banyak kesalahan sendiri pada pertandingan final tersebut. "Dan saya pikir kesalahan-kesalahan itu, secara mental dipaksakan oleh pertahanan yang brilian dan kesabaran yang kita lihat dari Wang Zhi Yi di final ini," katanya.
Ia juga berpendapat, An kemungkinan lengah pada partai final setelah mencatatkan kemenangan beruntun. Kekalahan tersebut, lanjutnya, diyakini akan menjadi motivasi baginya untuk bangkit, serupa dengan responsnya setelah tersingkir di semifinal BWF World Championships 2025 oleh kompatriot Wang, Chen Yu Fei. "Kita akan melihat An Se Young bangkit kembali, tetapi di sisi lain (kemenangan ini) memberi Wang Zhi Yi lebih percaya diri. Dia tahu apa yang perlu dia lakukan untuk mengalahkan An Se Young," ujar Pedersen.
"Namun, keindahan bulu tangkis adalah, sekarang, An Se Young tahu bahwa dia juga harus menjadi lebih baik. Jadi menurut saya kita akan melihat banyak pertandingan menarik antara kedua pemain ini di masa mendatang," pungkasnya.
Kemenangan Wang tersebut menjadi yang kelima atas An dalam total 23 pertemuan mereka.


