Peringkat Pemain - Pijakan Naik Level Yusuf dan Faathir/Devin

Muhamad Yusuf (Djarum Badminton)
Muhamad Yusuf (Djarum Badminton)
Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Hasil yang dicapai pada Macau Open 2026 pekan lalu membawa dampak positif bagi sejumlah wakil Indonesia di daftar peringkat dunia teranyar. Laju ganda putra Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi hingga partai puncak, tunggal putra Muhamad Yusuf dan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti ke babak empat besar, turut mendongkrak posisi mereka pada pembaruan peringkat dunia pekan ini.

Berdasarkan daftar peringkat dunia terbaru yang dirilis BWF pada Selasa (23/6) atau pekan ke-26 musim kompetisi, Yusuf naik lima tingkat ke posisi ke-47 dunia. Kenaikan tersebut sekaligus membuat atlet kelahiran Padang, Sumatra Barat itu, menebus penurunan satu tingkat yang dialaminya pada pekan sebelumnya.

Lonjakan peringkat Yusuf tidak lepas dari penampilannya di Makau. Pada perempat final, ia menciptakan kejutan dengan menyingkirkan unggulan teratas asal Hong Kong, Ng Ka Long Angus, melalui pertarungan rubber game 22-24, 21-16, 21-15. Langkah Yusuf terhenti di semifinal, yang juga menjadi penampilan empat besar pertamanya pada turnamen level BWF World Tour Super 300, setelah dikalahkan wakil Thailand, Kantaphon Wangcharoen.

Sementara itu, Faathir/Devin melanjutkan tren positif mereka di peringkat dunia. Setelah naik satu tingkat pada pekan ke-25, pasangan muda "Merah Putih" itu kembali naik lima tingkat pada pekan ini hingga menempati peringkat ke-31 dunia. Kenaikan tersebut didorong oleh pencapaian terbaik mereka sejauh ini, yaitu menembus partai puncak Macau Open 2026.

Meski gagal mengakhiri turnamen dengan gelar juara, Faathir/Devin tetap mencatat hasil baik dengan meraih titel runner-up pada turnamen level Super 300 untuk kali pertama. Pada final, Minggu (21/6), pasangan unggulan keempat itu harus mengakui keunggulan wakil Korea Selatan, Yong Jin/Yongmin Lee, melalui tiga gim 21-18, 19-21, 10-21 dalam laga berdurasi 62 menit.

Adapun Tiwi/Fadia naik empat tingkat ke peringkat ke-16 dunia pada pekan ini. Kenaikan tersebut didorong oleh pencapaian mereka di Macau Open 2026, ketika menembus semifinal, sebelum langkahnya terhenti akibat kendala cedera yang dialami Tiwi.

Dalam laga babak empat besar melawan pasangan China, Chen Fan Shu Tian/Liu Jia Yue, Tiwi mengalami nyeri pada lutut kanannya setelah terpeleset saat mengambil bola depan menjelang interval gim kedua. Kondisi tersebut membuat pergerakannya di lapangan menjadi terbatas dan memengaruhi permainan Tiwi/Fadia. Meski sempat ingin mengakhiri pertandingan pada interval gim kedua, pasangan unggulan pertama itu memilih melanjutkan laga yang berujung kekalahan 13-21, 7-21. 

Pelatih ganda putri pelatnas bulu tangkis Indonesia Nitya Krishinda Maheswari menyatakan, gangguan pada lutut Tiwi membuatnya dan Fadia kesulitan mengembangkan permainan dan tampil optimal hingga akhir pertandingan.