Pesan Penting Hariyanto Arbi Untuk Tim Thomas Indonesia

Selebrasi kemenangan Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia).
Selebrasi kemenangan Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia).
Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Bila sesuai jadwal, sekitar dua bulan lagi tim bulutangkis Indonesia akan berjuang di putaran final Piala Thomas dan Uber 2020. Pengundian pun sudah dilakukan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), Senin (3/8), kemarin. Tim Thomas Indonesia yang menyandang status unggulan pertama akan menghuni Grup A bersama Malaysia, Belanda dan Inggris. Sedangkan tim Uber Merah Putih tergabung di Grup B bersama Korea, Australia dan Malaysia.

Tim Thomas Indonesia ditarget juara pada turnamen yang berlangsung di Aarhus, Denmark, 3 hingga 11 Oktober 2020 mendatang itu. Status unggulan teratas bisa saja menjadi motivasi atau justru beban untuk Anthony Sinisuka Ginting cs.

Legenda tunggal putra Indonesia yang punya tinta emas sepanjang sejarah Piala Thomas, Hariyanto Harbi mengatakan bila beban para pemain Indonesia tentu sangat berat. Sebab, tim putra Merah Putih sudah lama tidak menjuarai Piala Thomas. Kali terakhir Indonesia menjuarai Piala Thomas pada 2002 lalu di Guangzhou, Tiongkok.

Mengingat hal tersebut, bukan tidak mungkin hasrat untuk menyumbangkan gelar untuk Merah Putih, bisa saja memberatkan pikiran dan membuat pemain tidak lepas ketika berlaga. Untuk itu, Hariyanto berpesan agar tim Indonesia harus kompak dan saling mendukung.

“Intinya rileks dan jangan tegang. Jangan sampai pemainan kawan sebelumnya membawa pengaruh pada permainan sendiri,” pesan Hariyanto Arbi dikutip dari Jawapos.com.

Hariyanto memang punya catatan manis dalam sejarah Piala Thomas. Dia menjadi salah satu aktor dalam kesuksesan Indonesia saat merebut Piala Thomas pada 1994, 1996, 1998 dan 2000. Tahun ini, Hariyanto menyebut bila Indonesia punya peluang yang sangat besar untuk merebut Piala Thomas 2020. Menurutnya, pesaing terberat bisa datang dari Jepang dan Tiongkok. “Kans tentu sangat besar. Ganda kita kuat, jadi kita cuma cari satu angka dari tunggal. Begitukan strateginya?” katanya.

Jika boleh memprediksi, tim Thomas Indonesia pasti akan menurunkan ganda nomor satu dan dua dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Tak ketinggalan, pasangan nomor enam dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Dari sektor tunggal, Indonesia juga solid. Tim Thomas Merah Putih punya Anthony serta Jonatan Christie yang saat ini berada di ranking enam dan tujuh dunia. “Jangan lupakan Vito (Shesar Hiren Rhustavito, Red). Dia bisa menjadi kuda hitam dan jadi kekuatan yang mengejutkan. Tinggal di cari tahu, siapa tunggal ketiga lawan,” tuturnya.

Terakhir, menurut Hariyanto, untuk menjadi juara beregu, mentalitas memang harus dipersiapkan dengan baik. Hal itulah yang juga mesti jadi perhatian tim Piala Thomas 2020. “Semua pemain memiliki peran. Itu yang harus ditanamkan kepada seluruh pemain. Bahkan, bisa juga dikatakan kepada pemain bahwa kalau dia kalah sekalipun, ada partai lain yang bisa diperjuangkan,” tutup juara dunia 1995 itu.