Nafla mengaku senang dapat meraih gelar juara pada kejuaraan tahunan tersebut. Ia mengungkapkan, sempat tertinggal pada gim pertama, tetapi setelah interval berupaya bermain lebih tenang, menjaga fokus, dan menerapkan permainan yang lebih aman. Strategi tersebut membuatnya mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan straight games. "Pola Ini saya terapkan sampai gim kedua hingga akhirnya saya bisa menang," katanya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Sebelum pertandingan, lutut saya sedang terluka dan sempat berdarah lagi saat tadi terjatuh, tetapi saya mencoba untuk tetap tampil maksimal di final ini," Nafla, menambahkan.
Secara umum Nafla mengatakan, ia sudah beberapa kali berhadapan dengan Mikha dan memiliki catatan pertemuan yang lebih baik. Ia juga mengungkapkan, kemenangan terakhir atas rekan satu klubnya itu diraih pada ajang HYDROPLUS Sirkuit Nasional B Kalimantan Timur 2026, sehingga hasil tersebut menjadi tambahan kepercayaan diri saat kembali bertemu di partai puncak Piala Kapolri 2026.
"Target ke depannya, pasti ingin juara lagi di turnamen-turnamen berikutnya. Setelah ini harus terus berlatih, tidak boleh terlena karena juara," pungkasnya.


