Menurutnya, sebagai salah satu klub bulu tangkis paling berprestasi di Tanah Air, PB Jaya Raya memiliki tradisi panjang dalam melahirkan atlet-atlet kelas dunia yang harus terus dijaga dan diteruskan. "Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya yang diberi amanah menjadi Ketua Umum PB Jaya Raya menggantikan Koh Rudy Hartono. Tentu ini menuntut tanggung jawab yang sangat besar," ujar Susy melalui siaran pers PB Jaya Raya, Senin (29/6).
Ia berharap, pengalaman dan prestasi yang telah diraihnya selama menjadi atlet dapat menjadi inspirasi sekaligus bekal bagi para pemain muda PB Jaya Raya. Ia ingin para atlet binaan klub mampu berprestasi, tidak hanya mengharumkan nama Jaya Raya dan Indonesia, tetapi juga bersaing serta meraih gelar di tingkat dunia. "Bagi saya, bulu tangkis adalah segalanya. Saya lahir dari Jaya Raya. Setelah menjadi atlet, kemudian pensiun, saya juga melanjutkan perjalanan dengan membina atlet-atlet muda. Karena itu, saya merasa seperti kembali ke rumah sendiri," kata perempuan berusia 55 tahun ini.
"Jaya Raya adalah rumah saya. Saya dibesarkan di sana. Saya ingin memberikan kembali kepada klub yang telah membesarkan saya," Susy, menambahkan.
Sementara itu, Rudy Hartono Kurniawan menilai pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi yang wajar dalam sebuah organisasi. Setelah memimpin PB Jaya Raya sejak klub berdiri pada 1976, ia menilai sudah saatnya tongkat estafet diserahkan kepada kepemimpinan baru demi menjaga kesinambungan dan kemajuan klub yang didirikan oleh Ciputra tersebut. "Dahulu saya dan Retno Kustiyah sejak 1976 telah membangun Jaya Raya dari nol. Kini Jaya Raya telah mengukir berbagai prestasi besar. Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada Jaya Raya yang telah memberi kesempatan kepada saya membina hingga sekarang," ungkapnya.
"Transisi dan pergantian tongkat estafet kepemimpinan di klub Jaya Raya ini tentu sangat baik. Kami digantikan darah muda yang diharapkan bisa membuat prestasi yang lebih hebat lagi," Rudy, menyatakan harapannya.
Perubahan di tubuh PB Jaya Raya tidak hanya bertujuan menjawab semakin ketatnya persaingan bulu tangkis di tingkat nasional maupun internasional yang menuntut strategi pembinaan yang lebih matang. Lebih dari itu, langkah tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan pemain-pemain potensial yang kelak memperkuat pelatnas, sejalan dengan komitmen klub melalui tema hari jadinya yang ke-50, "Tiada Henti Membangun Generasi Emas."


