Sementara itu, PB Djarum meraih empat gelar juara. Sedangkan satu gelar juara lainnya menjadi milik Taqi Arena Badminton Academy, menutup persaingan pada kejuaraan khusus nomor ganda yang diikuti para pemain muda dari berbagai daerah di Tanah Air tersebut.
Candra menyatakan, sebuah kemenangan bukanlah akhir, melainkan awal bagi atlet untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasinya. "Kemenangan adalah awal untuk mempertahankan prestasi dan awal untuk menorehkan prestasi di masa depan," ujarnya melalui keterangan pers YSDSC 2026.
Peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bareng Tony Gunawan itu mengatakan kejuaraan yang telah digelar untuk ke-14 kalinya tersebut dibuat sebagai sarana latih tanding sekaligus mencari bibit unggul di sektor ganda, yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Indonesia di level dunia. Ia mengungkapkan, bulu tangkis Indonesia pernah mengalami sukses luar bisa melalui nomor ganda. Diharapkan, para juara di kejuaraan ini dapat meneruskan tradisi juara para legenda nomor ganda di masa yang akan datang.
Candra pun berharap, semakin banyak pihak terlibat dalam pembinaan bulu tangkis agar regenerasi pemain ganda terus berjalan. Ia juga menginginkan kualitas kejuaraan terus meningkat sehingga persaingan antarklub menjadi lebih menarik. "Semua ini saya lakukan agar regenerasi di nomor ganda tetap berjalan demi menjadikan bulu tangkis Indonesia kembali disegani di seluruh dunia. Semoga tahun depan turnamen ini terus digelar dengan dukungan dari banyak pihak termasuk klub-klub yang ada di Indonesia," ujarnya.
Berikut hasil rangkaian pertandingan final Yonex-Sunrise Doubles Special Championships 2026 presented by Candra Wijaya, Sabtu (13/6):
Ganda Pemula Putra
Favian Adinata/Krishna Adi Syahputra (9/16) (Jaya Raya) vs. Evan Tri Kurniawan/Muhammad Zidan (9/16) (Taqi Arena BA) 21-15, 11-21, 21-17
Ganda Pemula Putri
Nadine Listya Khairunnisa/Nafalia Dwi Saputri (Taqi Arena BA) vs. Naomi Clarita Holy Go/Valerie Kirsten Mintje (Jaya Raya) 19-21, 21-18, 21-14.
Ganda Pemula Campuran
Brian Aqila Daniswara/Tiara Shaqeela Jasmine (Djarum Kudus) (2) vs. Leo Kenzie Putra Pratama/Khanza Zulfanihayah (3/4) (Djarum Kudus) 17-21, 21-18, 21-16.
Ganda Remaja Putri
Afizzah Rahmadhani/Aura Nadin Gunawan (Jaya Raya) (1) vs. Bernessa Nadea Dharmawan/Hanifa Azzahrawani Nuradi (Taqi Arena BA) (3/4) 21-11, 22-20.
Ganda Remaja Putra
Beavis Nathaniel Ayler Carundeng/Syafi Arkana (Jaya Raya) vs. Lim Ardi Wijaya/Radhika Alifi Gitara (Jaya Raya) (5/8) 23-21, 21-14.
Ganda Remaja Campuran
Timothy Lionel Warokka/Bunga Kirana Larasati (Djarum Kudus) (9/16) vs. Raynanda Laksmana/Malika Nur Aqilah (Exist Badminton Club) (2) 16-21, 21-19 Ret.
Ganda Taruna Putra
Grendly Alkatib Lumintang:Muhammad Vito Annafsa (Jaya Raya) vs. Bagir Adinoto/Raid Nabil Setiawan (Jaya Raya) 21-16, 10-21, 21-12.
Ganda Taruna Putri
Rachel Machalul Cahya Ayu/Vica Velicia (Djarum Kudus) (3/4) vs. Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya (Djarum Kudus) 21-13, 21-17.
Ganda Taruna Campuran
Muhammad Zilazik Artando Zakaria/Afizzah Rahmadhani (Jaya Raya) (5/8) vs. Satya Candrarupa Arkana/Syafiqa Aliya (Gideon Badminton Academy) 21-19, 21-19.
Ganda Dewasa Putra
Gerardo Rizqullah Hafidz/Jonathan Farrell Gosal (Jaya Raya) vs. Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya) (1) 15-21, 21-17, 21-17.
Ganda Dewasa Campuran
Theodorus Steve Kurniawan/Priskila Venus Elsadai (Djarum Kudus) vs. Gerardo Rizqullah Hafidz/Salma Mufida 22-19, 17-21, 21-17.


