Menoleh Prestasi Indonesia di WBC dari Masa ke Masa (Bagian 2)

Nasional - 10.08.2017 13:15 Oleh: AH
Taufik Hidayat Mampu Meraih Gelar WBC Pada Tahun 2005. (Foto: PBSI)

Taufik Hidayat Mampu Meraih Gelar WBC Pada Tahun 2005. (Foto: PBSI)

Pada tahun 2003, puasa gelar harus kembali di alami Indonesia di ajang World Badminton Championships (WBC), sebelum akhirnya pada tahun 2005 muncul nama pebulutangkis tunggal putra terbaik dunia yang pernah dimiliki Indoensia, yakni Taufik Hidayat yang mampu mencuri gelar WBC. Tak hanya Taufik, nama Liliyana Natsir pun mulai bersinar di tahun tersebut pasca meraih gelar bersama Nova Widianto.

Setelah itu, WBC menjadi ajang satu tahunan. Dan selang satu tahun tepatnya 2006, kembali Indonesia tanpa gelar. Namun seakan tak pernah habis, pada tahun 2007 tim ganda putra kembali mampu bangkit dan berhasil mempersembahkan gelar juara untuk ketujuh kalinya, yakni lewat pasangan emas Olimpade Beijing 2008, Markis Kido/Hendra Setiawan. Tak hanya itu, di tahun itu pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir juga berhasil meraih gelar untuk kedua kalinya .

Di tahun 2009. 2010, dan 2011, dari 15 gelar yang diperebutkan, faktanya 14 gelar mampu diboyong oleh Tiongkok, dan satu gelar oleh Denmark. Hal itulah yang menyebabkan Indonesia harus puasa gelar kembali. Setelah pada tahun 2012 WBC tidak diadakan karena bertepatan dengan Olimpiade London, turnamen ini kemabli bergulir di tahun 2013. Kala itu, dua gelar juara mampu dipersembahkan lagi oleh wakil Merah Putih, yakni lewat duet pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.

Lagi-lagi satu tahun berselang tepatnya pada 2014, puasa gelar harus dialami kembali oleh Indonesia. Dan barulah di tahun 2015 yang meruapakan ajang WBC yang terakhir kalinya berlangsung, Indonesia sebagai tuan rumah mampu mencuri satu gelar juara lewat pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Jika dihitung, sejak tahun 1977 hingga 2015, Indonesia berhasil menempati urutan kedua negara peraih medali emas WBC dengan total 21 medali emas. Urutan pertama ditempati oleh Tiongkok yang mampu mengumpulkan sebanyak 61 medali emas. Sedangkan Denmark dan Korea sampai tahun 2015  masing-masing berhasil mengumpulkan 10 medali emas.

Lalu di tahun  2017 ini, akankah Indonesia kembali mampu mencuri medali emas untuk kado Hari Ulang Tahun Kemerdekaan?

Kita nantikan dan dukung terus perjuangan pebulutangkis tanah air yang akan bertarung di WBC 2017 nanti. Selamat berjuang, kita nantikan bendera Merah Putih berkibar paling tinggi dan nyanyian Indonesia Raya berkumandang di Glasgow, Skotlandia. (Tamat)

Foto Terbaru

Video Terbaru

  • WJC Match | Day 7 : WORLD JUNIOR CHAMPIONSHIPS 2017 | WS FINALS | TUNJUNG (INA) vs HAN (CHN)
  • WJC Match | Day 7 : WORLD JUNIOR CHAMPIONSHIPS 2017 | XD FINALS | RIVALDY/MENTARI (INA) vs KUSHARJANTO/RAMADHANTI (INA)
  • WJC Match | Day 7 : WORLD JUNIOR CHAMPIONSHIPS 2017 | MD FINALS | KANEKO/KUBOTA (JPN) vs DI/WANG (CHN)