(Djarum Sirnas Bali Open) Tampil Lebih ‘Plong’

Salli Lin/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani (PB Djarum Kudus) mengembalikan shuttlecock.
Salli Lin/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani (PB Djarum Kudus) mengembalikan shuttlecock.
Sirkuit Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Denpasar | Berhadapan dengan rekan satu klubnya, Salli Lin/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani tampil lebih ‘plong’ alias lebih lepas saat mengalahkan Mikala Kani/Rahma Novita Febi di babak perempat final Djarum Sirkuit Nasional Bali Open 2018 dengan skor 21-17 dan 21-17 pada pertandingan yang berlangsung di GOR Lila Bhuana, Denpasar, Kamis (8/11).

Meski baru berpasangan, namun Sang Ayu Putu Kharisma Maharani mengaku sudah mulai klop dengan gaya permainan Salli Lin. “Hari ini aku mainnya plong banget, lepas banget nggak ada beban sama sekali. Permainan depannya juga yakin banget. Tapi bola belakang aku aja yang masih kurang. Senang bisa lolos ke babak semifinal,” kata Sang Ayu selepas pertandingan.

Bermain lebih sabar menjadi kunci kemenangan bagi Salli/Sang Ayu. “Kuncinya sabar. Kita main sabar hari ini. Karena kita tahu Mikala powernya besar dan Febi juga kuat, jadi kita nggak mau terburu-buru. Di pertandingan tadi kita lebih banyak main safe dan berani adu cepat,” jelasnya.

Sementara itu, berbeda dengan Sang Ayu yang merasa tampil lebih lepas, Salli Lin justeru mengalami ketegangan pada pertandingan kali ini. Salli bahkan sempat gugup di tengah-tengah pertandingan. “Jujur hari ini aku kurang enak mainnya dibandingkan kemarin. Hari ini aku ngerasa main lebih tegang, kepengen cepat-cepat menang. Mungkin karena aku baru juga berpasangan sama Ayu,” ungkap Salli.

Baik Salli maupun Sang Ayu, rupanya sama-sama tak ingin berbicara terlalu jauh soal juara. Bagi Salli/Sang Ayu, fokus pada setiap pertandingan menjadi target utamanya saat ini. “Satu langkah satu langkah dulu aja. Supaya bisa fokus,” ujarnya.

Pada babak semifinal Djarum Sirkuit Nasional Bali Open 2018, Salli/Sang Ayu akan kembali berhadapan dengan rekan satu klubnya di PB Djarum Kudus, Berliona Alma Pradisa/Jovika Vandaria Ester Matiho. “Untuk pertandingan besok, kita harus main lebih berani dan yakin dari awal. Apalagi lawan teman sendiri, pasti kita sudah sama-sama tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing,” pungkasnya.