HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 - Awal Baik Wa Ode Andhita Julianti

Wa Ode Andita Julianti (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Wa Ode Andita Julianti (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Tunggal putri PB AIC Kota Bekasi, Wa Ode Andita Julianti, mengawali langkahnya di HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 dengan kemenangan dramatis. Tampil pada babak 32 besar kategori Tunggal Taruna Putri di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (4/8), Andita menaklukkan wakil Jaya Raya Jakarta, Miftaqul Putri Ayudis, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-8, 19-21, 21-12.

Usai pertandingan, Andita mengaku bersyukur dapat membuka perjuangannya di HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 dengan hasil positif. Ia berharap mampu mempertahankan tren penampilannya pada seri ketiga ini, setelah sebelumnya sukses meraih gelar juara di HYDROPLUS Sirnas A Jawa Timur 2026 dan finis sebagai runner-up pada HYDROPLUS Sirnas A Jawa Tengah 2026.

"Saya mainnya percaya diri aja. Soalnya, kan, lawannya di atas, ya," tuturnya kepada Djarum Badminton.

"Jadi, kalau menang, Alhamdulillah. Kalau kalah, ya...," Andhita, menyatakan seraya tersenyum.

Atlet kelahiran Buton, Sulawesi Tenggara itu, sejatinya memiliki kesempatan untuk meraih kemenangan dua gim langsung. Namun, Putri yang terlebih dahulu unggul di momen kritis di gim kedua, mampu menjaga ketenangan dan memaksakan laga menuju gim penentuan. "Fokus saya hilang di akhir gim kedua itu. Ya, selain ada faktor pencahayaan di lapangan yang berbeda, angin juga lebih kencang di sisi lawan," tuturnya.

Andita sejatinya berpeluang menuntaskan pertandingan dalam dua gim langsung. Namun, Miftaqul Putri Ayudis mampu memanfaatkan momen-momen krusial pada gim kedua untuk membalikkan keadaan dan memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. 

Memasuki gim ketiga, Andita mengaku rasa percaya dirinya kembali tumbuh. Modal tersebut membuatnya mampu bermain lebih tenang dan konsisten sejak awal gim hingga akhirnya mengendalikan jalannya pertandingan untuk memastikan kemenangan 21-12 sekaligus mengamankan tiket ke babak berikutnya. "Saya sudah bisa menguasai satu lapangan, dan ketika tukar lapangan, saya juga tidak menemui kendala yang berarti," katanya.

Selain mengaku senang, Andita juga merasa bangga dapat mengalahkan Putri yang dinilainya sebagai salah satu tunggal putri tangguh di level nasional. Kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena menjadi pelipur lara setelah hasil kurang memuaskan yang ia raih pada Piala Kapolri 2026 pekan lalu.

Menatap perjalanan berikutnya di HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026, atlet kelahiran Buton, Sulawesi Tenggara, itu bertekad menjaga konsistensi penampilannya di setiap babak. Ia berharap dapat mempertahankan performa terbaik hingga akhir turnamen demi meraih hasil maksimal. "Insya Allah, masuk semifinal dulu. Sebenarnya tidak ada target tertentu (dari klub), tetapi saya sendiri yang menargetkan semifinal," pungkasnya.