Chico, yang kini telah berstatus sebagai anggota TNI Angkatan Laut (AL) usai menuntaskan tes Perwira Prajurit Karier (PAPK) TNI AL, sebelumnya telah turun di HYDROPLUS Sirnas A Jawa Timur 2026 di Surabaya. Ia kemudian juga berlaga pada HYDROPLUS Sirnas A Jawa Tengah 2026 di Kudus, dan keluar sebagai juara setelah pada laga final mengalahkan Muhammad Rizky Akbar dari Tjakrindo Masters Sony Dwi Kuncoro Badminton Academy.
Di Jakarta, ia berstatus sebagai unggulan kedua dan memulai kejuaraan berskala nasional ini dari babak 64 besar. Setelah mendapatkan bye di babak pertama, ia bertanding di babak 32 besar melawan wakil PB Mahardika, Rafi Anwar Handiyanto. Atlet kelahiran Jayapura, Papua ini, menang dua gim langsung 21-8, 21-7.
"Ini baru pertama kali bertanding di sini, jadi pertandingan pertama tadi saya mencoba untuk beradaptasi dengan lapangan, lampu, juga angin," jelasnya kepada Djarum Badminton.
"Memang banyak perbedaan dalam hal kondisi lapangan antara Kudus dan Jakarta. Di sini agak lebih kencang. Jadi di situ saya sesuaikan dulu," Chico, menambahkan.
Ia juga mengungkapkan, fokus utamanya saat ini adalah meningkatkan kondisi fisik sebagai bekal menghadapi turnamen-turnamen berikutnya. Selain memperbanyak porsi latihan fisik, ia juga terus mematangkan pola permainan serta membenahi aspek-aspek teknis yang masih perlu ditingkatkan agar penampilannya semakin konsisten. "Pastinya (pertandingan skala nasional) buat membangun kembali, ya, mental bertanding," pungkasnya.
Pada babak 16 besar, Chico akan bertemu wakil Rosobin Jakarta Timur, Haikal Junior Rosobin. Haikal memastikan langkah ke babak berikutnya setelah mengalahkan pemain Winner Star, Wilbert Sulisthio, dalam dua gim langsung dengan skor 21-8, 21-9.


