HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 - Demi Performa Maksimal di Ibu Kota

Muhammad Rizky Akbar (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Muhammad Rizky Akbar (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI DKI Jakarta menyatakan, meningkatnya jumlah peserta HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 membuat panitia penyelenggara menambah jumlah arena pertandingan. Pada edisi tahun ini, kejuaraan berskala nasional tersebut digelar di tiga gelanggang olahraga di kawasan Jakarta Utara, lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya yang hanya menggunakan dua venue.

Sekretaris Umum Pengprov PBSI DKI Jakarta, Felix Rissing Rantepadang, menjelaskan bahwa Gelanggang Remaja Tanjung Priok tetap menjadi arena utama penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta. Sementara pada edisi tahun lalu, panitia menggunakan GOR Sunter sebagai venue pendamping untuk mengakomodasi padatnya jadwal pertandingan.

Menurut Felix, bertambahnya jumlah atlet yang berasal dari berbagai perkumpulan bulu tangkis di seluruh Indonesia membuat panitia kembali melakukan penyesuaian pada tahun ini. Selain Gelanggang Remaja Tanjung Priok, penyelenggara juga memanfaatkan Gelanggang Remaja Jakarta Utara dan GOR Replay sebagai arena pendamping agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan lancar.

"Kita menggunakan Gelanggang Remaja Tanjung Priok ini setiap tahunnya. Setiap Sirnas A selalu kita gunakan sebagai GOR utama, sedangkan sejumlah GOR pendamping kita juga siapkan tergantung dari ketersediannya," jelas Felix kepada Djarum Badminton, Selasa (4/8), di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta.

Lebih lanjut Felix mengungkapkan, antusiasme peserta pada HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 mengalami peningkatan dibandingkan edisi sebelumnya. Menurutnya, jumlah pendaftaran yang mencapai 1.034 entries, sehingga membuat panitia memutuskan menambah kapasitas arena pertandingan dengan menggunakan tiga GOR agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berjalan lancar. "Semua terakomodir dengan tiga GOR ini," katanya. 

"Kita menggunakan tiga GOR agar pertandingan tidak sampai laurut malam. Itu yang concern kami dari Pengprov BBSI DKI Jakarta," Felix, menambahkan.

Felix menambahkan, panitia juga telah melakukan berbagai persiapan teknis jauh sebelum HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 dimulai. Persiapan tersebut meliputi koordinasi dan pembekalan bagi perangkat pertandingan, termasuk para wasit, agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.

Ia juga mengungkapkan, jumlah klub yang mengikuti HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 turut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kehadiran 243 PB, naik dari sekitar 230 klub pada edisi sebelumnya, menjadi bukti tingginya antusiasme para peserta untuk berlaga di seri Jakarta.

Atas tingginya partisipasi tersebut, Felix menyampaikan apresiasi kepada PP PBSI yang kembali memberikan kepercayaan kepada Pengprov PBSI DKI Jakarta. Ia berharap, kepercayaan tersebut dapat dijawab dengan pelaksanaan turnamen yang berjalan lancar dan sukses. "Harapan kami pelaksanaan kejuaraan ini dapat dilaksanakan baik dan lancar sehingga membawa pembinaan yang lebih baik," katanya.

"Selain itu, harapan kami kepada para atlet untuk dapat menikmati suasana pertandingan dengan segala fasilitas yang ada. Kami berharap mereka dapat menikmati itu, sehingga mereka bisa menampilkan performa yang baik di setiap pertandingannya," demikian Felix.