Pada pertandingan kategori Ganda Dewasa Campuran tersebut, Faiz/Jessica sempat berada dalam tekanan hampir sepanjang gim pertama. Meski beberapa kali tertinggal dalam perolehan angka, pasangan PB Djarum itu mampu bangkit pada poin-poin krusial untuk membalikkan keadaan dan merebut gim pembuka dengan skor tipis 22-20, yang kemudian menjadi modal penting menuju kemenangan.
"Di gim pertama itu kita tidak terlalu banyak memikirkan permainan, yang penting kita bermain safe aja dulu," tutur Jessica kepada Djarum Badminton.
Lebih lanjut Jessica mengungkapkan, pada gim kedua, mereka sejatinya mampu mengendalikan jalannya pertandingan dalam sebagian besar permainan. Namun, memasuki poin-poin akhir, Jonathan/Pitha berhasil membalikkan keadaan dan mengambil alih kendali permainan hingga akhirnya memenangi gim kedua sekaligus memaksakan pertandingan berlanjut ke gim penentuan. "Fokus kita kendur, jadi kecolongan di situ," katanya.
Memasuki gim penentuan, Jessica menilai, mereka sudah dapat menemukan pola permainan yang efektif untuk menghadapi lawan. Meski demikian, keduanya terus saling mengingatkan di setiap poin agar tetap fokus dan menjaga konsistensi permainan, hingga akhirnya berhasil mengunci kemenangan.
Sementara itu, Faiz menilai pertandingan berlangsung sengit sejak awal gim pertama hingga poin terakhir, lantaran karena kedua pasangan sudah saling memahami karakter dan pola permainan masing-masing, sehingga setiap poin harus diperjuangkan dengan kerja keras. "Karena kita juga sudah sering latihan, jadi sudah tahu kelebihan maupun kelemahan masing-masing," katanya.
Kemenangan pada laga sengit tersebut semakin menambah motivasi Faiz/Jessica untuk meraih hasil yang lebih baik di HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026. Pasalnya, pada dua seri Sirnas A sebelumnya di Surabaya dan Kudus, langkah mereka selalu terhenti di babak empat besar.
Jessica mengungkapkan, mereka telah melakukan evaluasi menyeluruh atas hasil di dua turnamen tersebut. Berbekal pembenahan yang telah dilakukan, keduanya optimistis mampu melampaui pencapaian sebelumnya dan melangkah lebih jauh di Jakarta. "Kekurangan memang masih banyak, seperti fokus atau pikirannya," pungkasnya.
Pada babak delapan besar, Faiz/Jessica bertemu pasangan kakak beradik, Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan dari Exist Badminton Club dan Sarah Daisy Theresia Christina Rambitan dari Kasih Jaksel.


