HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 - Fardhan Joe Jaga Asa ke Pelatnas

Fardhan Rainanda Joe (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Fardhan Rainanda Joe (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Tunggal putra Exist Badminton Club, Fardhan Rainanda Joe, mengawali perjuangannya di HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A DKI Jakarta 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Tampil pada babak 64 besar kategori Tunggal Taruna Putra di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (4/8), Fardhan menundukkan wakil Mandiri Raya, Rayshad Azhar Tanjung, dalam dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-4.

Berstatus sebagai unggulan ketiga, Fardhan mengaku bersyukur dapat melewati pertandingan pertamanya dengan hasil positif. Menurutnya, tantangan utama pada laga tersebut adalah beradaptasi dengan kondisi lapangan karena ia baru memulai pertandingan setelah mendapat bye pada babak pertama. Meski demikian, ia mampu menyesuaikan diri dengan baik hingga mengamankan kemenangan dalam dua gim langsung. 

"Saya perlu menyesuaikan diri dengan feeling-feling pukulan, karena saya baru main lagi. Jadi perlu disesuaikan saja," katanya kepada Djarum Badminton.

"Di gim kedua, saya sudah menemukan pola permainan yang pas. Sudah enak mainnya, jadi saya bisa mengendalikan permainan," Fardhan, menambahkan.

Lebih lanjut Fardhan mengungkapkan, HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 digelar hanya sehari setelah berakhirnya Piala Kapolri 2026. Pada turnamen tersebut, ia terhenti di semifinal. Padatnya jadwal membuatnya tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan sebelum kembali turun bertanding di ajang HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026.

"Ya karena waktunya sangat singkat, saya fokus di recovery fisik, istirahat yang cukup, pola makan juga perlu dijaga. Karena menurut saya, menjaga kondisi fisik itu sangat penting bagi seorang atlet," Fardhan, menyatakan.

Fardhan pun memasang target meraih gelar juara pada HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026. Optimisme tersebut didasari rekam jejak positifnya pada ajang Sirnas A. Di balik target tersebut, ia juga membawa ambisi yang lebih besar, yakni mengumpulkan poin peringkat nasional demi membuka peluang lolos ke Seleksi Nasional PBSI dan mewujudkan impiannya bergabung dengan pelatnas PBSI Cipayung. "Untuk (target) menembus pelatnas, itu sudah pasti. Banyak atlet yang memiliki tujuan tersebut. Tapi dari Sirnas ini, saya mulai kembali untuk mempersiapkan diri lebih matang. Mental juga harus kuat, karena pressure dalam perjalanan menuju pelatnas itu cukup tinggi," pungkasnya.