HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026 - Pengalaman Baru Jania/Pitha

Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Jania Novalita Situmorang/Pitha Haningtyas Mentari (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Jakarta | Bertanding di HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A bukanlah pengalaman baru bagi Pitha Haningtyas Mentari. Mantan penghuni pelatnas PBSI yang kini memperkuat Jaya Raya Jakarta itu kembali tampil pada seri DKI Jakarta 2026 dengan menjalani dua nomor sekaligus, sebuah peran yang telah ia lakoni sejak dua seri Sirnas A sebelumnya.

Perjalanan tersebut bermula pada HYDROPLUS Sirnas A Jawa Timur 2026 di Surabaya, pertengahan April lalu. Saat itu, Pitha berpasangan dengan juniornya di Jaya Raya Jakarta, Sheila Lidia, pada kategori Ganda Dewasa Putri (GDI), sementara di nomor Ganda Dewasa Campuran (GDC) ia berduet dengan Jonathan Farrell Gosal. Formasi yang sama kembali diturunkan pada HYDROPLUS Sirnas A Jawa Tengah 2026 di Kudus pada awal Mei. Hasilnya, Pitha/Sheila sukses merebut gelar juara setelah pada partai puncak mengalahkan pasangan PB Djarum, Gloria Emanuelle Widjaja/Jessica Maya Rismawardani.

Memasuki HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026, Pitha kembali dipercaya tampil di dua sektor. Di kategori GDC, ia tetap berpasangan dengan Jonathan, sedangkan di kategori GDI ia membentuk duet baru bersama Jania Novalita Situmorang, mantan pemain pelatnas PBSI yang kini memperkuat Jaya Raya Jakarta.

Perjalanan Pitha di nomor ganda campuran terhenti pada babak 16 besar. Namun, di sektor ganda putri, ia bersama Jania melaju ke perempat final setelah menundukkan pasangan "gado-gado" Chelsea Putri Mairera Sensa dari Jaya Raya Samudra Jombang dan Nadia Marshela Putri dari Bayu Kencana.

Bertanding di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/8), Pitha/Jania harus bekerja keras menghadapi perlawanan lawannya. Meski sempat mendapat tekanan, mereka mampu menjaga ketenangan pada momen-momen krusial hingga menutup pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung 21-16, 22-20 sekaligus memastikan tiket ke babak delapan besar. "Ini pengalaman baru lagi buat saya, dengan partner yang baru lagi. Mungkin untuk main ganda putri sebetulnya bukan untuk pertama kali, tapi dengan Jania karena baru pertama kali, jadi masih meraba-raba juga," tuturnya kepada Djarum Badminton.

"Kebetulan lawan juga bermain dengan baik, jadi untuk dimatiin juga nggak mudah," Pitha, menambahkan.

Pitha mengakui, penampilannya masih belum sepenuhnya optimal. Menurutnya, ia masih beberapa kali melakukan kesalahan sendiri pada momen-momen penting yang bahkan sempat menyulitkan partnernya. Meski demikian, ia tetap bersyukur karena mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

Sementara itu, Jania mengungkapkan, mereka tidak memiliki banyak waktu untuk berlatih bersama menjelang HYDROPLUS Sirnas A DKI Jakarta 2026. Meski demikian, berkat arahan dan pengalaman Pitha sebagai senior, keduanya mampu membangun pola komunikasi dan permainan dengan cepat hingga berhasil mengamankan kemenangan pada pertandingan perdana mereka.

Menatap babak berikutnya, Pitha menilai masih banyak aspek permainan yang harus dibenahi meski berhasil meraih kemenangan. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan segera dilakukan sebagai bekal menghadapi laga perempat final melawan pasangan Priskila Venus Elsadai dari PB Djarum dan Valentine Dionny Mesdila dari Cairo Badminton Club. "Masih banyak yang harus dibicarakan lagi, supaya kita bisa lebih baik lagi dari segi pola permainan, serangan, maupun defense," pungkasnya.