HYDROPLUS Sirnas A Jabar 2026 - Adaptasi Cepat Nazwan Abdillah

Nazwan Abdillah (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Nazwan Abdillah (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Bandung | Laga pembuka HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Barat (Jabar) 2026 pada babak 64 besar menjadi kesempatan bagi tunggal putra Jaya Raya Jakarta, Nazwan Abdillah, untuk kembali beradaptasi dengan kondisi lapangan. Meski telah sering tampil pada kejuaraan berskala nasional tersebut, Nazwan menilai kemampuan menyesuaikan diri dengan cepat tetap menjadi hal penting sebelum memulai pertandingan.

Penyesuaian tersebut ia rasakan saat menghadapi wakil PB Talenta, Reygen Novrian Sumoked, di GOR Bandung, Selasa (29/9). Nazwan mampu mengatasi pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung 15-11, 15-7. "Adaptasi di Bandung ini, yang pertama saya lakukann adalah penyesuaian dengan laju kok yang di sini lajunya lebih kencang," ujarnya kepada Djarum Badminton.

"Lalu di sini kondisi cuacanya juga dingin, jadi harus megang depannya dulu. Kuasain dulu setengah depannya, biar mainnya tetap enak," Nazwan, menambahkan.

Pada kesempatan tersebut, Nazwan juga membagikan pengalamannya bermain dengan sistem skor baru 15x3, yang sebelumnya telah ia rasakan saat tampil pada HYDROPLUS Sirnas A Daerah Istimewa Yogyakarta 2026. "Di sistem poin baru ini rasanya semua serba cepat, jadi siapa yang start bagus di awal, kans menang lebih besar," tuturnya.

"Kalau nggak siap dari awal, pasti kita didahului oleh lawan. Kalau sudah keduluan sama lawan, rasanya berat untuk menyusul, meski poinnya lebih sedikit ketimbang 21," tambah mantan pemain PB Djarum ini.

Meski memiliki jam terbang bertanding di berbagai ajang Sirnas, tetapi Nazwan belum sekali pun merasakan gelar juara pada musim kompetisi tahun ini. Ia pun bertekad mengakhir paceklik gelar juara tersebut di Bandung. "Target saya pastinya di Bandung ini maksimalin ya. Target juara juga," pungkasnya.