"Setelah libur Lebaran, selain persiapan untuk ke Sirnas, kita juga mempersiapkan para pemain kita untuk bertanding di sejumlah turnamen junior di Belanda dan Jerman. Dan kami berharap di Surabaya ini, mereka sudah siap tempur dengan target juara," jelas Deputy Manager PB Djarum Leonard Holvy de Pauw kepada Djarum Badminton, Jumat (17/4) pagi di GOR Sudirman, Surabaya.
Lebih lanjut Holvy menjelaskan, rangkaian Sirnas A yang digelar di berbagai kota sangat berperan dalam meningkatkan performa dan daya saing pemain PB Djarum, terutama sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang. Ia menambahkan, salah satu target yang ingin dicapai melalui ajang tersebut adalah meloloskan para pemain ke berbagai kejuaraan bulu tangkis level junior di Asia, serta menembus Seleksi Nasional.
Di sisi lain, ia mengaku sangat antusias menyambut kehadiran HYDROPLUS Sirnas A Jawa Tengah 2026 yang akan digelar di Kota Kudus, dalam waktu dekat. Ia menuturkan, sudah cukup lama ajang Sirnas tidak lagi berlangsung di Kudus, dengan terakhir kali digelar pada pertengahan 1990-an. "Tapi pressure juga besar, ya. Pastinya buat anak-anak, kan, main di Kudus, pastinya ekspetasi dari pelatih dan pengurus juga lebih besar. Tapi, saya yakin anak-anak siap," katanya.
Oleh karena itu, Holvy berharap para pemain PB Djarum mampu menunjukkan performa terbaik dan meraih podium tertinggi, sehingga momentum positif tersebut dapat berlanjut pada seri Sirnas A berikutnya di Kota Kudus. "Target kita di Surabaya ini medali emas sebanyak-banyaknya, dan saya lihat dari semua sektor sudah siap, karena persiapan kita sudah udah matang sekali," pungkasnya.



