HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026 - Metta Rebut Tiket Final

Metta Handayani Hartono (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Metta Handayani Hartono (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Bengkulu | Tunggal putri Jaya Raya Jakarta, Metta Handayani Hartono, merebut tiket ke partai puncak HYDROPLUS Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026 setelah mengalahkan wakil PB Djarum, Laura Leydisya, pada babak empat besar, Jumat (21/8). Bertanding di GOR Sportatorium, Universitas Muhammadiyah Bengkulu, Metta harus melalui pertarungan tiga gim sebelum mengamankan kemenangan 25-27, 21-10, 21-18.

Metta mengakui gim pertama berlangsung cukup menegangkan, terlebih setelah ia sempat unggul dan memiliki peluang untuk mengamankan gim pembuka. Namun, tekanan pada poin-poin kritis membuatnya kehilangan momentum hingga akhirnya harus menyerahkan gim pertama kepada Laura melalui skor ketat 25-27.

"Yang gim kedua, pelatih saya bilang nggak usah mikir banyak-banyak. Nggak usah mikirin poin, yang penting main fun aja, main masuk aja," tuturnya kepada Djarum Badminton. 

Metta menuturkan, ia upayanya untuk menjaga suasana pertandingan tetap menyenangkan dan tidak membebani diri dengan tekanan berlebih, membuahkan kemenangan di gim kedua. Kemudian saat memasuki gim ketiga dan sempat tertinggal cukup jauh sebelum interval, ia mengingat arahan pelatih untuk terus mengejar poin sebanyak mungkin. Pendekatan tersebut membuatnya mampu bangkit dan menyamakan kedudukan hingga 18-18, sebelum akhirnya mengamankan kemenangan pada poin-poin berikutnya. "Ya, musuhnya, kan, sudah abis (tenaganya), terus saya naikin speed," ungkapnya.

Ia juga menceritakan perjalanannya menuju partai puncak yang dimulai dari babak 32 besar. Pada dua pertandingan awal, ia menilai lawan yang dihadapinya belum terlalu berat sehingga lebih banyak memanfaatkannya untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan menjaga ritme permainan sebelum menghadapi persaingan yang semakin ketat di babak-babak berikutnya. "Pas udah mulai babak delapan besar, udah mulai lawannya dari klub-klub gede, gitu. Jadi adaptasi di babak-babak awal membantu melawan pemain-pemain yang bagus mainnya," katanya.

Menjelang keberangkatannya ke Bengkulu, Metta mengaku memaksimalkan porsi latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi HYDROPLUS Sirnas B 2026. Selain meningkatkan kemampuan teknis, ia juga berupaya memperbaiki sikap dan menjaga emosi selama latihan setelah mendapat arahan dari pelatih agar kebiasaan tersebut tidak terbawa ke pertandingan.

Menatap partai final, Metta memilih fokus menjaga kondisi dengan beristirahat cukup dan mengatur pola makan. Ia juga bertekad tampil maksimal dan memberikan kemampuan terbaiknya pada laga puncak HYDROPLUS Sirnas B Bengkulu 2026, Sabtu (22/8).