Dalam pertandingan di babak 16 besar di GOR Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo, Rabu (29/4), Ahsan mendominasi di hampir sepanjang laga dan memetik kemenangan straight games 21-9, 21-11. "Tadi saya mainnya sudah tidak tegang. Kalau dua pertandingan sebelumnya, itu tegang dari awal sampai poin akhir," tuturnya kepada Djarum Badminton.
Di babak pertama, Ahsan, atlet muda jebolan Audisi PB Djarum 2025, mendapatkan jatah bye. Pada babak kedua, ia mengalahkan Fakhrie Zhafran Udaa asal Naushad Manado melalui dua gim langsung 21-17, 21-10. Ia menilai, pengalaman pertama membela klub asal Kudus di luar daerah, turut menambah rasa tegang pada awal pertandingan. "Mungkin karena baru pertama kali ikut lomba di luar pulau (Jawa) bersama PB Djarum, jadi tegang sebelum main," katanya.
Pada HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 ini, Ahsan bermain rangkap. Ia turun di kategori Ganda Pemula Putra bersama Tristan Geovanni Pardosi. Sejauh ini, keduanya telah melampaui babak awal setelah mengalahkan Gevio Dwigantara Kolubo/Winner Faithfull Mumu asal Sintuwu Maroso Poso. Di babak berikutnya, Ahsan/Tristan bertemu dengan Arif Rahman Latjengke/Geralldy Mananggel asal Jaya Raya Jakarta.
Meski tak menyebut sektor, Ahsan mematok target untuk naik podium teratas HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026. "Targetnya mau juara, mau podium, tapi di sini lawan-lawannya cukup berat. Terutama teman sendiri, karena mungkin sudah kenal, jadi sudah ketahuan kelemahan atau kelebihan kita masing-masing," pungkasnya.



